Assalamualaikum Wr. Wb
Puji dan syukur mari kita panjatkan kehadirat Tuhan YME karena dengan seijinnya lah, kami h4iteam dapaat memeriahkan blog ini.

Jumat, 17 September 2010

Penanganan Pengemis Tetap Harus Persuasif

JAKARTA (Suara Karya) Untuk menangani penyandang masalah sosial, gelandangan, dan pengemis, harus dilakukan secara persuasif. Sebab, memang sudah tanggung jawab pemerintah untuk membina mereka.
Demikian dikemukakan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Drs H Chazali Husni Situmorang Apt MSc di sela-sela pelantikan pejabat eselon II di jajaran Kemensos, Jakarta, Jumat (30/7). "Makanya, kalau mereka terjaring, jangan diartikan mereka tertangkap," ujarnya
Untuk itu, dia mengimbau kepada para petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PPJ agar dalam melakukan penertiban bersikap persuasif Disaran-kannya, kalau bisa, Pemda DKI juga menggunakan para pekerja sosial (peksos) saat menggelar penertiban. Dikatakannya, Kemensos sangat siap menghadapi serbuan gelandangan dan pengemis (gepeng), yang biasanya terjadi pada bulan suci.
Peksos memang sudah dilatih untuk melakukan
pendekatan secara persuasif kepada para penyandang masalah sosial. Sehingga, dalam membangun komunikasi bisa sejalan dan diterima. Karena itu, sudah seharusnya pemda melibatkan para peksos ketika akan menertibkan dan membina mereka.
Para penyandang masalah sosial, khususnya para anak jalanan (anjal), yang terjaring akan ditanganisesuai dengan kondisinya masing-masing. Untuk anjal usia sekolah dan masih mau bersekolah, apabila terjaring, akan dikembalikan ke sekolah. Sedangkan untuk anjal yang sudah putus sekolah, diarahkan ke rumah singgah. "Di sana mereka diberi pelatihan berbagai keterampilan," ujarnya.
Diterangkannya, sampai saat ini terdapat sedikitnya tiga ribu pekerja sosial se-Tanah Air. Dari jumlah itu, yang resmi tenaga fungsional hanya 1.156 orang. Sekarang ada 250 unit panti. Maka kalau satu panti berisi 100 penyandang masalah sosial, setiap satu orang peksos akan mendampingi sekitar 18 orang.
Kondisi tersebut tentunya tidak idea) karenaidealnya seorang peksos hanya mendamping 4-5 orang penyandang masalah sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar