Assalamualaikum Wr. Wb
Puji dan syukur mari kita panjatkan kehadirat Tuhan YME karena dengan seijinnya lah, kami h4iteam dapaat memeriahkan blog ini.

Kamis, 16 September 2010

Hak Kesehatan Gelandangan, Pengemis, dan Anak Terlantar Masih Terabaikan

Bandung - Program Penyaluran kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) belum menjangkau kaum gelandangan, pengemis, dan anak telantar.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Departemen Kesehatan, Syafii Ahmad, mengakui kondisi ini pada Pertemuan Midterm Pelaksanaan Program Jamkesmas 2009 Tingkat Nasional di Bandung, Jumat (3/1).


Menurutnya, sampai saat ini masih ada 40 juta lebih kaum miskin yang belum mendapatkan kartu Jamkesmas. "Terutama gelandangan, pengemis, dan anak telantar karena sulit didata," jelas Syafii.

Secara garis besar, kata Syafii, ada empat kendala dalam pelaksanaan Jamkesmas yakni kepesertaan, pelayanan, pendanaan, dan pengorganisasian program. Ia mencontohkan kendala pengorganisasian, yakni kurang optimalnya fungsi tim pengelola dan kordinasi provinsi, kabupaten/kota.

"Akibatnya pelaksanaan Jamkesmas yang dibiayai APBN dengan yang didanai APBD kurang harmonis," keluhnya.

Pada 2009, Depkes mengalokasi dana senilai Rp4,6 trilyun untuk anggaran peningkatan kesehatan kaum miskin. Anggaran itu dibagi untuk pembiayaan pasien rujukan di rumah sakit senilai Rp3,6 triliun dan Jaminan Kesehatan Dasar (Jamkesdas) di tingkat puskesmas senilai Rp1 triliun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar